TUGAS SOFTSKILL
PENGETAHUAN LINGKUNGAN
Kelompok : 3 (Tiga)
Kelas : 3ID10
Nama Kelompok : 1. Aldi Puja Pratama
2. Agung Abdul Latief
3. Giyant Prasetya
4. Guntur Dwi Saputra
5. Joerike Joeliana A.
6. Taufiq Firmansyah
AZAS-AZAS LINGKUNGAN
1.
Ekologi
dan Lingkungan Hidup
Ekologi
adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya
dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan
logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik
interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan
lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel
(1834 - 1914)Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau
sistem dengan lingkungannya.
Pembahasan
ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen
penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu,
air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk
hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga
berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu
populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu
sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ilmu
lingkungan adalah ilmu yang menerapkan berbagai azas dan konsepnya kepada
masalah yang lebih luas,yang menyangkut pula hubungan manusia dengan
lingkungannya. Ilmu Lingkungan adalah ekologi terapan. Ilmu lingkungan ini
mengintegrasikan berbagai ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik anatara
jasad hidup (termasuk manusia) dengan dengan lingkungannya.
Selain
definisi umum mengenai pengertian ekologi, ada pula beberapa pengertian ekologi yang dikemukakan
menurut para ahli. Pengertian ekologi menurut definisi para ahli adalah sebagai
berikut..
Pengertian
Ekologi Menurut Miller (1975) Menurut Miller tentang pengertian ekologi yang
menggemukakan bahwa ekologi adalah suatu ilmu mengenai hubungan timbal balik
diantara organisme serta sesamanya dan juga dengan lingkungannya.
Pengertian
Ekologi Menurut Otto Soemarwoto, pengertian ekologi adalah suatu ilmu
mengenaihubungan timbal balik diantara makhluk hidup dengan lingkungan
sekitarnya.
Pengertian
Ekologi Menurut C. Elton ekologi adalah suatu ilmu yang mengkaji sejarah alam
atau juga perkehidupan alam dengan secara ilmiah
Pengertian
Ekologi Menurut Resosoedarmo pengertian ekologi adalah suatu ilmu yang
mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan
lingkungan.
Pengertian
Ekologi Menurut Andrewartha ekologi adalah suatu ilmu yang membahas penyebaran dan
juga kemelimpahan organisme
Pengertian
Ekologi Menurut Krebs ekologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mengkaji suatu
interaksi yang menentukan adanya penyebaran dan juga kemelimpahan organisme
Pengertian
Ekologi Menurut Eugene P. Odum ekologi
adalah suatu kajian terstruktur serta fungsi alam, tentang suatu struktur dan
juga interaksi diantara sesama organisme dengan lingkungannya.
Pengertian
akan pengetahuan Lingkungan telah banyak sekali dikemukakan oleh beberapa ahli
lingkungan. Menurut Otto Soemarwoto pengertian lingkungan hidup adalah jumlah
semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati yang
mempengaruhi kehidupan kita. Sedangkan Munadjat Danusaputro memberikan pengertian
lingkungan hidup sebagai semua benda dan kondisi termasuk di dalamnya manusia
dan tingkah perbuatannya, yang terdapat dalam ruang tempat manusia berada dan
mempengaruhi hidup dan kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya (Siahaan,
1987:1). Menurut Ehrlich dan kawan-kawan merumuskan tentang lingkungan sebagai
berikut (Ehrlich, Holdren, 1973:38): “For our purpose, the environment is the
unique skin of soil, water, gaseous, atmosphere, mineral nutrients, and
organisms that covers this otherwise undistinguished planet”.
Perbedaan
utama ilmu lingkungan dan ekologi adalah dengan adanya misi untuk mencari
pengetahuan yang arif, tepat (valid), baru, dan menyeluruh tentang alam
sekitar, dan dampak perlakuan manusia terhadap alam. Misi tersebut adalah untuk
menimbulkan kesadaran, penghargaan, tanggung jawab, dan keberpihakan terhadap
manusia dan lingkungan hidup secara menyeluruh. Timbulnya kesadaran lingkungan
sudah dimulai sejak lama, contohnya Plato pada 4 abad Sebelum Masehi telah
mengamati kerusakan alam akibat perilaku manusia. Pada zaman modern, terbitnya
buku Silent Spring tahun 1962 mulai menggugah kesadaran umat manusia.
Ilmu
lingkungan merupakan bidang ilmu interdisipliner yang merupakan integrasi ilmu
fisik dan biologi (termasuk tapi tidak dibatasi pada ekologi, fisika, kimia,
biologi, ilmu tanah, geologi, ilmu atmosfer dan geografi) untuk mempelajari
tentang lingkungan dan solusi dari masalah-masalah lingkungan. Ilmu lingkungan
menyediakan pendekatan yang terintegrasi, kuantitatif, dan interdisipliner
untuk mempelajari sistem lingkungan.
Ekologi
adalah studi ilmiah tentang distribusi kelimpahan hidup dan interaksi antara
organisme dan lingkungan alami mereka sedangkan ilmu lingkungan adalah filosofi
dan gerakan sosial yang luas berpusat pada kepedulian terhadap konservasi dan
perbaikan lingkungan.
Ekologi
dan ilmu lingkungan merupakan disiplin ilmu terkait erat, dan berhubungan
denganprinsip-prinsip yang satu dengan yang lain dan hal ini merupakan sesuatu
yang penting untuksepenuhnya memahami satu dengan yang lain. Perbedaan utama
antara ekologi dan ilmu lingkunganyaitu ilmu lingkungan merupakan bidang yang
lebih menyeluruh yang menggabungkan banyak unsurilmu bumi dan kehidupan untuk
memahami berbagai proses alam. Ekologi, di sisi lain, biasanya lebih difokuskan
pada bagaimana organisme berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan
sekitarnya mereka. Kedua ilmu memberikan informasi yang sangat penting tentang
alam dan apa yang dapat dilakukan untuk lebih melindungi planet dan
melestarikan sumber daya.
2.
Azas-Azas
Pengetahuan Lingkungan
Pada
penulisan ini saya akan membahas mengenai asas-asas pengetahuan lingkungan.
Asas-asas pengetahuan lingkungan terdiri dari beberapa pengertian, antara lain:
Pengetahuan
baru merupakan suatu praduga hipotesis. Hipotesis yang telah diuji
kebenarannya, kemudian diambil kesimpulan secara umum. Asas pengetahuan
lingkungan terdiri dari 14 asas. Berikut penjelasan dari masing-masing asas
tersebut:
a. Asas
1 Semua energi yang memasuki sebuah organisme, populasi, atau ekosistem dapat
dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah
dari satu bentuk ke bentuk lain,tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan, atau
diciptakan. Contohnya yaitu pada Hukum Termodinamika I dengan sistem
input-output energi.
b. Asas
2 Tidak ada sistem perubahan energi yang betul-betul efisien. Contohnya yaitu
pada Hukum Termodinamika II berbunyi: Semua sistem biologi kurang efisien
(hanya sebagian energi dipindahkan dan digunakan oleh
organisme,populasi,ekosistem lain), kecenderungan umum, energi berdegradasi ke
dalam bentuk panas yg tidak balik dan beradiasi ke angkasa.
c. Asas
3 Materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman, semuanya termasuk sumber
alam.Sumber alam: Segala sesuatu yg diperlukan oleh organisme hidup, populasi,
ekosistem yg pengadaannya hingga ke tingkat yg optimum, akan meningkatkan
pengubahan energi. Materi: hutan, laut, tambang. Energi: gas bumi, air, minyak
bumi, matahari. Ruang: membantu atau menghambat proses kawin. Waktu: migrasi ke
tempat kondusif, mengejar teknologi moderen negara berkembang.
d. Asas
4 Semua kategori sumber alam, jika pengadaannya telah mencapai optimum, pengaruh
unit kenaikannya sering menurun dengan penambahan sumber alam itu sampai suatu
tingkat maksimum. Melampaui batas maksimum ini tidak akan ada pengaruh yang
menguntungkan.
e. Asas
5 Ada dua jenis sumber alam, yaitu sumber alam yang pengadaannya dapat merangsang
penggunaan seterusnya, dan yang tidak mempunyai daya rangsang penggunaan lebih
lanjut. Contohnya yaitu permasalahan antara masyarakat tradisional dengan
modern.
f. Asas
6 Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan daripada
saingannya, cenderung berhasil mengalahkan saingannya itu. Berdasarkan pada
teori Darwin & Wallace Organisme yang adaptif yang akan menang persaingan
Suatu spesies/komunitas dapat bertahan dalam lingkungan tertentu, yaitu dalam
keseimbangan alam secara keseluruhan,mempunyai daya biak tinggi.
g. Asas
7 Kemantapan keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam lingkungan
yang “mudah diramal”. “Mudah diramal”: ada keteraturan yang pasti pola faktor
lingkungan dalam kurun waktu lama.
h. Asas
8 Sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson, bergantung
kepada bagaimana nicia dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson
tersebut. Nicia: keadaan lingkungan yg khas, setiap spesies mempunyai nicia
tertentu, sehingga spesies tsb dapat hidup berdampingan dengan spesies lainnya
lingkungan ditempati jumlah spesies banyak. Spesies makan yang sama dan toleran
terhadap lingkunganya ditempati jumlah spesies sedikit.
i. Asas
9 Keanekaragaman komunitas apa saja sebanding dengan biomasa dibagi
produktivitasnya.Terdapat hubungan antara biomasa, aliran energi, dan
keanekaragaman dalam suatu sistem biologi. Efisiensi penggunaan aliran energi
dalam sistem biologi akan meningkat dengan meningkatnya kompleksitas organisasi
sistem biologi itu.
j. Asas
10 Pada lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas
(B/P) dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot. Sistem biologi
menjalani evoluasi yang mengarah pada peningkatan efisiensi penggunaan energi
dalam lingkungan fisik yang stabil.
k. Asas
11 Sistem yang sudah mantap mengeksploitasi sistem yang belum mantap. Hama
tikus,serangga dari hutan rawa menyerang tanaman pertanian dilahan transmigran.
Hubungan negara maju-berkembang, menguntungkan negara maju.
l. Asas
12 Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung kepada kepentingan
relatifnya di dalam keadaan suatu lingkungan.
m. Asas
13 Lingkungan yg secara fisik mantap memungkinkan terjadinya penimbunan
keanekaragaman biologi dalam ekosistem yg mantap, yang kemudian dapat
menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh lagi.
n. Asas
14 Derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi bergantung kepada jumlah
keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nanti akan mempengaruhi
populasi itu.
Sumber :